Berita Terbaru

UNIVERSITAS HASANUDDIN

Orasi Akin Duli

Prof.Dr. Akin Duli, M.A

Makna Arkeologi Megalitik Berikan Kearifan

Hasil penelitian kebudayaan megalitik di Sulawesi Selatan menunjukkan, kebudayaan tersebut telah tersebar luas dan menjadi dasar kebudayaan orang Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja.

‘’Rekaman arkeologi terhadap kebudayaan megalitik berdasarkan teknologi pembuatan, sebara, fungsi, dan makna-makna yang dikandungnya, merefleksikan nilai-nilai, berupa kekayaan alam piker dan wawasan pengetahuan, kemampuan adaptasi dan kearifan lingkungan, keuletan, keunggulan, keberanian, cita rasa keindahan, gotongroyong, sebagai wadah pemersatu keluarga dan komunitas, pernyataan martabat, keadilan, eksistensi dan identitas, kepahlawanan, aspek pertanian, social, keagamaan, sejarah, budaya, filosofis, adaptif, perbintangan, pelayaran, dan ilmu pengetahuan,papar Prof.Dr.Akin Duli, M.A. pada orasi penerimaan jabatan Guru Besar Tetap dalam Bidang Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Unhas, Kamis (3/11/2016).

Dalam orasinya berjudul ‘’Kebudayaan Megalitik di Sulawesi Selatan awal peradaban dan peranannya dalam Pembangunan karakter dan Jati Diri Bangsa,’’ pria  kelahiran Kumila Luwu 16 Juli 1964 tersebut mengatakan, walaupun kebudayaan megalitik sudah dikenal sejak ratusan tahun sebelum masehi, namun berlanjut terus sampai masyarakat penganut agama Islam, bahkan hingga masa modern sekarang ini.   

Berita terkait :

Share berita :

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email

This post is also available in: Indonesia