Berita Terbaru

UNIVERSITAS HASANUDDIN

Selamat Dies 56 FMIPA Unhas: Pembelajar yang Adaktif dan Kreatif Mendukung Unhas Humaniversity

Menengok dunia pendidikan, termasuk tentunya perguruan tinggi tak bisa jauh dari disiplin ilmu ini.  Ungkapan ‘pangkal dari segala ilmu’ adalah bukti sahih akan pentingnya ilmu ini untuk terus dipelajari dan dibekalkan ke generasi pelanjut. Rumpun ilmu yang obyeknya adalah benda-benda alam dengan hukum-hukum yang pasti dan bersifat general, akan berlaku kapanpun dan dimanapun menjadikannya dikenal pula sebagai ilmu pasti. Secara sederhana, saat ini akademisi ataupun kalangan umum lebih senang menyebutnya “Sains”.
 
Kata banyak pakar: sains merupakan produk dan proses yang tidak dapat dipisahkan. Begitulah faktanya, ilmu ini memang memadukan pengetahuan dan proses. Ada sejumlah langkah yang harus dilalui untuk memperoleh kejelasan atas fenomena alam. Karakteristik dasar yang melekat padanya adalah kuantifikasi. Menjadi landasan untuk memahami ilmu-ilmu terapan.
 
Ya, topik tulisan ini memang ingin mengajak anda menengok salah satu unit kerja di Unhas yang bertajuk Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, keren dengan singkatan FMIPA. Lahir dan resmi didirikan disaat Indonesia berumur menanjak dewasa, 18 tahun. Menjelang usia “ibunya” yang baru 7 tahun.
 
Diawali dengan nama Fakultas Ilmu Pasti dan IPA (FIPPA), mengasuh 4 prodi yang menjadi cabang utama IPA saat itu: matematika, fisika, kimia dan biologi. Bertumbuh bersama selama beberapa tahun, hingga pada akhirnya mendapat adik baru bernama Farmasi.
 
Empat belas tahun bersama dalam FIPPA hingga mengalami ‘turbulensi’ dengan kebijakan menggabungkan FIPPA dan Fakultas Teknik menjadi Fakultas Sains dan Teknologi (SAINTEK). 16 Juli 1977 adalah tonggak sejarah penggabungan itu. Namun tidak berlangsung lama, enam tahun berselang, tepatnya 1983 Fakultas Saintek kembali dimekarkan menjadi FMIPA dan FT. Itulah yang terus menjadi ‘branding’ hingga kini.
 
Proses “gabung dan pisah” ternyata tak berakhir sampai disitu saja. Awal 2007, FMIPA kembali harus “ikhlas” memberikan kesempatan kepada “anak bungsu” nya untuk memiliki rumah sendiri. Prodi Farmasi resmi menjadi unit kerja sendiri yang lebih besar menjadi Fakultas Farmasi.   
 
FMIPA kini tentu bukan yang dulu lagi, dari empat anak kandung itu kini lahir 4 cucu baru. Prodi Fisika telah melahirkan prodi Geofisika, bahkan Prodi Matematika telah mengentaskan 3 anak kandung yaitu Statistika, Ilmu Komputer dan paling anyar adalah Ilmu Akturia. Itu belum termasuk prodi S2 dan S3 yang beranak-pinak cukup cepat. Ada 6 prodi S2 serta 2 prodi S3 diasuh oleh FMIPA. Secara total, kini MIPA memiliki 16 prodi (8+6+2). 
 
Bicara akreditasi prodi, MIPA bisa jadi salah satu referensi untuk berguru. Dalam setahun terakhir, fakultas ini melesat sangat jauh dalam mengejar pengakuan akreditasi. Awalnya hanya 3 prodi S1 yang akreditasinya “A” kini menjadi 6, jika diprosentasekan menjadi 86 %. Tak sekedar itu, ada kepedulian yang sangat patut diteladani, semua prodi baru tak sampai 2 tahun sudah menghilangkan status “akreditasi minimal”nya menjadi “B”. Di level internasional, MIPA tak mau ketinggalan. Prodi S1 Ilmu Kimia sudah mengantongi standar AUN-QA serta 2 prodi yaitu Matematika dan Geofisika sedang berproses menuju akreditasi internasional ASIIN awal tahun depan.
Punya SDM yang mumpuni, MIPA diasuh 133 dosen aktif. 63% diantaranya bergelar Doktor tamatan dalam dan luar negeri. Dianugerahi 19 professor dengan keahlian yang beragam. Modal yang sangat besar untuk mempersiapkan saintis generasi milenial. Tentu itu semua tidak lepas dari tangan dingin Sang Dekan, Dr. Amiruddin. Lulusan Kyoto University ini terkenal tidak banyak bicara. Tipikal Dekan Muda pekerja keras ini membawa perubahan besar di fakultasnya. Tanpa mengurangi rasa hormat kepada para Dekan sebelumnya, pencapaian MIPA ini adalah ibarat bakteri baik yang telah diteliti, disiapkan, dikembangbiakkan, disemai dan dipetik hasilnya kini. MIPA besar karena mereka semua.
 
Hari ini, 18 Agustus 2019, FMIPA Unhas berusia 56 tahun. Usia yang tentunya tidak muda lagi Namun kiprah keilmuan dan saluran pengabdian untuk masyarakat dan bangsa terus harus berlanjut. Selamat Dies Natalis ke-56 FMIPA Unhas. Kapasitas, karakter dan kompetensi ilmu, intelektualitas serta pembelajar yang adaktif dan kreatif adalah ‘senjata’ bersama menggapai tujuan. Salah satu garda terdepan Unhas mewujudkan Humaniversity.

Berita terkait :

Share berita :

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email

This post is also available in: Indonesia