Berita Terbaru

UNIVERSITAS HASANUDDIN

Selamat Dies ke-71 FEB Unhas: Mendorong Ekosistem Ekonomi Digital, Mendukung Unhas Humaniversity

Digital, satu kata yang sangat populer dan menghebohkan dunia setidaknya dalam kurun waktu satu dasawarsa terakhir. Makin menjadi riuh dan hangat ketika menghubungkan kata ini dengan sepasang kata lain, Revolusi Industri (RI). Secara harfiah, digital sebenarnya tidak terlalu susah untuk ditafsirkan. Menurut KKBI, digital adalah berhubungan dengan angka-angka untuk perhitungan tertentu atau berhubungan dengan penomoran. Cukup sederhana kelihatannya tapi jangan meremehkan kata ini karena dampaknya saat ini cukup memberi guncangan yang tidak sedikit bagi kehidupan dan peradaban manusia.
 
Tentu tak melulu bicara teknologinya saja, dunia digital akan merambah segala sektor yang menyerahkan nasibnya pada perkembangan informasi dan data. Laju yang cepat dengan tidak lagi mengenali sekat-sekat wilayah membawa perubahan positif pada capaian efisiensi yang lebih tinggi. Selain itu dunia makin menyempit dengan kebutuhan spesialisasi disertai daya saing personal yang mumpuni untuk terus berkiprah di era sangat terbuka ini.
 
Sektor ekonomi dan bisnis pastinya tidak luput dari ekspansi RI dan format digital. Kini di depan mata, secara nyata dan sadar kita lakoni: e-commerce, platform perusahaan teknologi finansial (tekfin/fintech) dan segala turunan dan perangkatnya.  Ekonomi digital menjadi lahan baru yang jadi rebutan untuk dikelola. Dengan fasilitas internet dipadukan dengan platform digital, dunia menjadi lebih cepat dan lebih nyaman di satu sisi. Sebuah fitrah jika di sisi lain ada hal yang hilang sebagai konsekuensi satu perubahan. 
 
Siapkah kita mengisi primadona bisnis menjanjikan itu? Bisakah kampus menjadi interkoneksi yang menjadi penghubung segala sisi itu? Ya, saya mengajak untuk lebih mengenal dengan salah satu unit kerja di Unhas yang bernama Fakultas Ekonomi dan Bisnis. 
 
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unhas lahir jauh sebelum Unhas secara resmi didirikan. Ini bermula saat Fakultas Ekonomi sebagai cabang dari Fakultas Ekonomi UI dibuka untuk pertama kalinya di Makassar setelah hampir 2 tahun Indonesia merdeka, tepatnya 23 Juli 1947. Namun kondisi politik yang tak menentu saat itu sehingga baru secara resmi dioperasikan pada 8 Oktober 1948. Sekira 8 tahun lebih duluan dari usia induknya, Unhas yang baru secara resmi didirikan 10 September 1956. 
 
Sebagai salah satu founding father Unhas, FEB memang bersama Fakultas Hukum dan Fakultas Kedokteran lahir sebelum Unhas resmi berdiri. Sebagai “anak tertua” tentu punya pengalaman dan jalan panjang yang telah di lalui. Di awal kelahiranya, fakultas ini bernama Fakultas Ekonomi. Nama khas yang dulu sering kita sebut adalah Fekon. Hingga kemudian setelah melalui berbagai pertimbangan dan menyesuaikan dengan ruang lingkup yang ada maka fakultas ini berganti kulit menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) sejak 1 Februari 2016. 
 
FEB kini membina 3 prodi S1 yaitu Ilmu Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi. Mengelola 6 prodi S2 dan 2 prodi S3. Memiliki kelas di kampus Tamalanrea dan Baraya adalah bukti bagaimana fakultas ini masih menjadi primadona tujuan belajar generasi milenial. Selain itu juga merupakan pionir kelas internasional di Unhas.
 
Bicara akreditasi prodi, FEB adalah salah satu fakultas yang terdepan dan teruji dalam soal akreditasi. Menjadi fakultas yang lebih awal mendapatkan akreditasi A dari BAN PT untuk semua prodi S1 nya. Di level magister, 50 % prodinya telah mengantongi akreditasi A. Demikian pula untuk prodi S3 nya juga telah 50% memdapatkan pengakuan A dari BANPT. 
 
Di level akreditasi internasional, FEB adalah pembuka jalan akreditasi internasional Unhas. Magister Manajemen membuka gembok akreditasi internasional Unhas melalui akreditasi ABEST 21. Organisasi yang berpusat di Tokyo Jepang tersebut juga telah memberikan akreditasi internasional untuk prodi S1 Ilmu Ekonomi. Selain itu, prodi S1 Manajemen juga telah mengantongi pengakuan standar AUN-QA. Prodi S1 Akuntnasi sedang bersiap untuk mendapatkan visitasi akreditasi AUN-QA bulan Januari 2020 yang akan datang. 
 
Salah satu fakultas yang mempunyai SDM dengan kualifikasi platinum. FEB diasuh 125 dosen aktif. 68% diantaranya bergelar Doktor yang pernah mengenyam pendidikan baik dalam dan luar negeri. Di dukung oleh 21 professor dengan keahlian yang variatif. Sebuah modal yang lebih dari cukup untuk sukses berselancar di dunia digital. Karya dan capaian itu tentu saja merupakan kerja kolektif sivitas akademika FEB dipimpin Sang Dekan, Prof. Dr. Abd. Rahman Kadir. Tipikal Dekan yang selalu semangat dalam mengerjakan segala hal dan disertai pendekatan manajemen pemasaran yang menjadi keahlian utamanya. Kinerja postif itu adalah juga hasil kerja para Dekan, pimpinan dan sivitas akademika FEB sebelumnya. Ibarat suatu produksi atau komoditas yang akan dipasarkan, ada rantai pasok yang harus di rencanakan, di organisir, dieksekusi dan selanjutnya dimonitor serta dievaluasi. Sebuah prestasi lahir dari perjalanan panjang dan secara konsisten diperjuangkan. 
 
Satu kenyataan yang tak bisa dinafikan bahwa FEB besar juga salah satunya karena kontribusi luar biasa dari alumninya. Tak terhitung juga alumninya yang telah berkiprah dan berbuat luar biasa untuk bangsa ini. Cukup menyebut Pak JK sebagai salah satu contoh, bahwa FEB diakui sebagai “kawah candradimuka” pemimpin Indonesia dan dunia.  
 
Hari ini, 8 Oktober 2019, FEB Unhas genap berusia 71 tahun. Dan puncak perayaannya telah dilakukan kemarin (minggu, 06/10). Usia yang pastiya sudah sangat senior. Namun menyatukan langkah pengabdian untuk masyarakat dan bangsa serta selalu mengedepankan semangat “saudagar” dalam membangun perekonomian bangsa adalah hal yang selalu melekat. Selamat Dies Natalis ke-71 FEB Unhas. Institusi unggulan ekonomi digital kini dan saat mendatang adalah tujuan bersama yang tidak ringan. Salah satu garda terdepan Unhas mewujudkan Humaniversity.
 
#Unhas
#Communiversity
#Humaniversity

Berita terkait :

Share berita :

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email

This post is also available in: Indonesia