Logo-Unhas
Edit Content

Berita Terbaru

UNIVERSITAS HASANUDDIN

Unhas Kolaborasi Universitas Papua Gelar Pelatihan Pengolahan Sagu bagi Masyarakat Distrik Masni Kabupaten Manokwari

Universitas Hasanuddin melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) kerja sama Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Papua menyelenggarakan pelatihan pengolahan sagu bagi masyarakat Distrik Masni di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat. Kegiatan yang merupakan bagian dari program kosabangsa dalam mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi tersebut berlangsung pada Sabtu (12/11) di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.

Melalui wawancara pada Senin (14/11), Asmi Citra Malina, S.Pi., M.Agr., Ph.D., menjelaskan Distrik Masni merupakan salah satu distrik di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat dengan potensi sagu cukup besar. Dirinya mengatakan, saat ini sebagian besar potensi sagu yang ada tidak dimanfaatkan, bahkan sebagian telah dikonversi menjadi perkebunan kelapa sawit.

“Dari hasil pengamatan di lokasi mitra, potensi sagu yang ada sebagian besar berupa hutan sagu alam dan dibiarkan tanpa dipanen oleh pemilik hak ulayat, padahal permintaaan komoditas sagu di pasaran lokal cukup tinggi. Lokasi mitra berjarak sekitar 100 km dari ibu kota provinsi dan telah memiliki infrastruktur jalan raya sehingga akses pemasaran hasil menjadi lebih mudah. Pengolahan sagu oleh masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani Arui dilakukan secara tradisional oleh satu keluarga atau beberapa keluarga secara gotong royong,” jelas Citra.

Dirinya menjelaskan pelatihan tersebut bertujuan untuk memberdayaan masyarakat kelompok tani sagu Arui dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi olahan sagu, manajemen usaha kelompok dan pemasaran hasil produksi. Pelatihan yang dilakukan berupa pelatihan pembuatan sagu basah, sagu kering dan sagu termodifikasi, serta dilakukan pemasangan/setting peralatan di lokasi mitra termasuk alat pengering tenaga surya. Peserta pelatihan terdiri dari anggota kelompok tani sagu Aruni, masyarakat Distrik Masni, dan Mahasiswa MBKM dari Unipa.

Lebih lanjut, Citra mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk konsistensi Unhas dan Unipa dalam melaksanakan SDGs dengan terus berperan dalam peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkesinambungan. Menurutnya, kegiatan ini mencakup beberapa goals yang termuat dalam SDGs. Tidak hanya itu, juga mendorong pembangunan yang menjaga keberlanjutan kehidupan sosial masyarakat, dan pembangunan yang menjaga kualitas lingkungan hidup.

“Dalam kegiatan ini yang menjadi bagian dari Program Kosabangsa, selain melakukan pelatihan juga memberikan bantuan peralatan pengolahan sagu untuk mendukung agar proses produksi bisa lebih cepat. Pada program ini, pelaksananya adalah tim dari Unipa dan kami dari Unhas mendampingi mereka melakukan pelatihan. Banyak dosen yang terlibat dalam kegiatan tersebut dari kedua universitas,” tambah Citra.

Adapun dosen Unhas dan Unipa yang terlibat yakni Dr. Ir. Darma, M.Si sebagai ketua dan Risma Uli Situngkir, SP.,M.Si, Desi N Edoway, STP., M.Si dan Reniana, STP., M.Sc sebagai anggota mewakili dari Unipa. Sementara itu, tim Unhas yang diketuai oleh Asmi Citra Malina, S.Pi., M.Agr., Ph.D diantaranya Prof. dr. Nasrum Massi, Ph.D., Sp.MK, Prof. Dr.Ir. Amran Laga, M.Si., Dr. Abdul Azis, STP., M.Si., Dr. Muhammad Asfar., STP., M.Si., dan Husnul Mubarak., STP., M.Si., sebagai Anggota tim. (*/mir)

Editor : Supratman

Berita terkait :

Share berita :

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email

This post is also available in: Indonesia English