Universitas Hasanuddin memperingati Bulan K3 Nasional di Ballroom Hotel Unhas & Convention, Rabu (11/02). Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Unhas dalam memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan perguruan tinggi.
Unit K3 Unhas berada di bawah Direktorat Sumber Daya Manusia, yang secara teknis dikelola oleh Subdirektorat Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Kesejahteraan (K3K).
Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) Unhas, Prof. Dr. dr. Idar Mappangara, Sp.PD, Sp.JP(K), menyampaikan bahwa peringatan Bulan K3 Nasional menjadi momentum strategis untuk menegaskan peran Unhas sebagai perguruan tinggi negeri yang tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada penerapan nyata K3 dalam seluruh aktivitas institusi.
“Tema tahun ini mencerminkan peran Unhas sebagai pusat pengembangan keilmuan sekaligus pelaksana penerapan K3. Ini menunjukkan komitmen kuat terhadap keselamatan dan kesehatan kerja sebagai bagian dari budaya organisasi,” ujarnya.
Implementasi K3 di Unhas telah memasuki tahun keempat dan terus diperkuat melalui pembangunan budaya kerja yang berbasis keselamatan, kesabaran dalam pengembangan sistem, serta ketekunan dalam pelaksanaannya.
“K3 harus menjadi nilai yang tertanam dalam setiap aktivitas kerja dan selaras dengan pengembangan sumber daya manusia,” kata Prof. Idar.
Sekretaris Universitas, Prof. Ir. Sumbangan Baja, M.Phil., Ph.D., secara resmi membuka kegiatan peringatan Bulan K3. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa K3 berkaitan dengan banyak aspek kehidupan kerja dan tidak cukup hanya dipahami secara konseptual.
“K3 tidak hanya untuk diketahui, tetapi yang paling penting adalah diimplementasikan secara nyata. Komitmen dan konsistensi dalam penerapannya menjadi kunci membangun lingkungan kerja yang aman dan berkelanjutan,” tegas Prof. Sumbangan.
Melalui seminar ini, Unhas meyatakan perannya dalam membangun ekosistem pengelolaan K3 yang profesional, andal, dan kolaboratif, sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan kerja dan akademik yang aman, sehat, dan berkelanjutan. (*/dhs)
Editor : Ishaq Rahman








