Berita Terbaru

UNIVERSITAS HASANUDDIN

Unhas Tandatangani Kerja Sama dengan Kabupaten Donggala dan Politeknik Negeri Ujung Pandang

Universitas Hasanuddin menandatangani kerjasama dengan Kabupaten Donggala dan Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP). Rabu (22/10). Acara penandatanganan kerja sama ini berlangsung di Ruang Rapat A, Lantai 4, Gedung Rektorat Unhas.
 
Memorandum of Understanding (MoU) pertama ditandatangani oleh Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA selaku Rektor Unhas, bersama Bupati Kabupaten Donggala, Drs. Kasman Lassa, S.H., M.H.  Sementara MoU kedua ditandatangani oleh Rektor Unhas dan Direktur PNUP, Prof. Dr. Ir. Muhammad Anshar, M.Si., Ph.D.
 
Turut hadir pada penandatanganan MOU adalah beberapa pejabat dari Kabupaten Donggala, dan dari PNUP.  Turut hadir pula, para Wakil Rektor, Dekan, dan Direktur di jajaran Unhas.
 
Direktur PNUP dalam sambutannya mengatakan kebanggaannya dapat hadir dalam penandatanganan MoU. PNUP merupakan “anak kandung” Unhas, dimana pada awal pendiriannya PNUP adalah bagian dari Unhas.
 
“Baru kali ini kita melakukan kerjasama dengan Unhas, karena memang kita sangat butuh. Kita selama ini bekerja sama dengan pihak jauh, padahal ada ibu yang dekat sekali dengan kita untuk membina SDM dalam pemanfaatannya dan peningkatan penelitian,” tutur Prof. Anshar.
 
Prof. Ansar juga menyampaikan target-target yang dicapai oleh PNUP yang dapat dibantu pencapaiannya melalui kerjasama ini. Pengoptimalan Sumber Daya Manusia, penelitian dan publikasi serta hak-hak paten diharapkan dapat meningkat melalui pembinaan yang akan didapatkan dari kerjasama dengan Unhas.
 
 
Pada kesempatan yang sama, Bupati Donggala Drs. Kasman Lassa, S.H., M.H dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas penerimaan Unhas untuk melakukan kerja sama ini.  Bupati Kasman berharap kerja sama ini dapat mengatasi kebutuhan daerah yang dipimpinnya, terutama dalam bidang kesehatan, pendidikan, pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya alam.
 
Saat ini, pemerintah Kabupaten Donggala sedang melakukan pembangunan desa dengan menggunakan dana APBD dan Dana Desa. Dengan pengucuran dana ini maka pembangunan desa diharapkan akan berjalan dengan lancar, setelah pembangunan, maka selanjutnya sumber daya manusianya akan digenjot, juga pelayanan kesehatan dan pendidikan.
 
Kasim Lassa berharap dari kerjasama ini, fakultas-fakultas di Universitas Hasanuddin dapat membantu dalam pengembangan Kabupaten Donggala, salah satunya yaitu dalam pengelolaan sumber daya alam perikanan dan kelautan. Juga dalam bidang pendidikan, yang dimana beliau berharap jajarannya bisa melanjutkatkan pendidikan sampai jenjang S3.
 
“Meskipun kami dihempas dengan gempa bumi, tanah longsor, dan tsunami, tapi sekarang kami sudah mulai stabil. Yang terhambur akan kita kumpulkan, setelah terkumpul baru kita satukan.  Kita bersatu dengan membangun satu kebulatan tekad yang kuat, kemudian kita naik perahu, menuju pulau yang dicita-citakan,” tutup beliau.
 
 
Rektor Unhas menyambut semua tamu yang hadir pada pertemuan ini dengan hangat. Prof. Dwia menyampaikan bahwa Unhas siap melakukan kerjasama dengan PNUP dan Pemerintah Kabupaten Donggala. Apalagi dengan PNUP yang merupakan anak kandung Unhas sendiri, beliau mengapresiasi kedewasaan dan kemandirian PNUP sehingga sudah siap untuk bertandatangan dengan ibunya sebelum terbang lebih jauh lagi. Prof. Dwia juga berharap melalui kerjasama ini, PNUP bisa membantu Unhas dalam upaya membangun sekolah-sekolah Vokasi.
 
Untuk Kabupaten Donggala, Unhas sangat senang mendengarkan keinginan Bapak Bupati untuk menyekolahkan jajaran-jajarannya, ini menunjukkan bahwa pemerintahan Kabupaten Donggala sudah berdasarkan ilmu pengetahuan. Prof. Dwia menuturkan bahwa Kabupaten Donggala dengan kekayaan alamnya yang ada bisa ditingkatkan lagi dengan mengembangkan potensi yang sudah ada. Ini juga bisa menjadi usaha untuk membangun daerah.
 
“Dalam bencana alam kemarin, Unhas berusaha mengulurkan tangan untuk pendidikan, kesehatan, dan kemanusiaan, jadi sekarangpun kami siap juga untuk melakukan kerjasama,” tutur Prof. Dwia.(*)
 
Editor : Ishaq Rahman

Berita terkait :

Share berita :

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email

This post is also available in: Indonesia