Teknik Kelautan

Sarjana Fakultas Teknik

Kunjungi situs program studi oceanengineering.unhas.ac.id

Tentang Program Studi

Program Studi Teknik Kelautan (PSTK) merupakan salah satu prodi di Fakultas Teknik  yang fokus pada rekasaya dan pengelolaan bangunan lepas pantai, rekasaya dan pengelolaan bangunan pantai serta rekayasa dan pengelolaan pelabuhan.

Keunggulan

1. Pada tahun 2001 PSIT resmi berdiri sebagai salah satu program studi di Fakultas Teknik.

2. Akreditasi “A” yang berlaku sejak tanggal 27 Desember 2017 sampai 27 Desember 2022 dari BAN-PT.

3. Akreditasi “Unggul” yang berlaku sejak tanggal 5 April 2022 sampai 7 April 2025 dari BAN-PT.

4. Akreditasi Indonesia Acreditation Board for Engineering Education (IABEE) sejak tanggal 1 April 2022 sampai 31 Maret 2028

Peminatan

Peminatan PSTK terdiri atas:

(a) Rekayasa Bangunan Apung,

(b) Manajemen Produksi Bangunan Lepas Pantai,

(3). Struktur Bangunan Laut,

(4) Rekayasa Infrastruktur Energi Kelautan,

(5) Rekasaya dan Pengelolaan pantai/Pesisir,

(6) Rekayasa dan Pengelolaan Pelabuhan,

(7) Pemodelan Hidrodinamika Laut,

(8) Bencana Kelautan dan Anomali Cuaca.

Proses Pembelajaran

1. Pembelajaran dilakukan secara langsung di kelas, juga dengan praktek lapang dan praktel di laboratorium, termasuk pemagangan di instansi pemerintah dan swasta.

2. Kuliah dapat juga dilakukan di program studi atau universitas lain, sebagai bagian dari kurikulum.

3. Aktivitas mahasiswa melalui kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler juga diakui sebagai bagian dari proses pembelajaran dan dinamakan Mata Kuliah Penguatan Kompetensi Program Studi (MKPK)

4. Tugas akhir berupa penelitian atau desain yang menghasilkan skripsi untuk bidang kajian tertentu sesuai minat mahasiswa dan dapat dipublikasikan pada seminar nasional dan internasional serta jurnal nasional dan internasional.

Prospek Karier

Lulusan Program Studi Teknik Kelautan memiliki peluang karir yang luas di berbagai lembaga pemerintah dan swasta, diantaranya menjadi peneliti di bidang teknik lepas pantai, teknik pantai, pelabuhan, pemodelan hidrodinamika laut, infrastruktur energi kelautan, pekerjaan bawah air, dan penanggulangan bencana kelautan serta anomali cuaca.

Banyak yang meniti karier sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di berbagai Kementerian, seperti Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Pendidikan. Berksempatan bekerja di Badan Meteorologi dan Geofisika, Pemerintah Daerah, serta menjadi staf profesional di perusahaan swasta nasional dan internasional seperti PT. Pelindo (Persero), PT. Pertamina (Persero), P.T. McDermott Indonesia, perusahaan galangan kapal, bangunan lepas pantai, perusahaan konsultan, dan perusahaan kontraktor lainnya.

Semua program studi