Berita Terbaru

UNIVERSITAS HASANUDDIN

Dukung Belajar Daring Unhas, Beberapa Provider Berikan Akses Internet Gratis

Dalam rangka menghentikan sebaran Covid-19 yang menunjukkan gejala meningkat, berbagai lembaga pendidikan tinggi mengambil kebijakan untuk menerapkan metode pembelajaran dalam jaringan (daring) atau pembelajaran online. Universitas Hasanuddin termasuk salah satu perguruan tinggi di Sulawesi Selatan yang bertama kali secara resmi menerapkan metode ini.

Pembelajaran daring merupakan langkah minimalisir pertemuan langsung antara dosen dan mahasiswa, dengan cara memindahkan proses belajar mengajar dari tatap muka di kelas beralih menjadi interaksi platform pembelajaran internet. Unhas telah menerapkan Sistem Kelola Pembelajaran (SIKOLA).

Untuk mendukung kebijakan tersebut, Universitas Hasanuddin melakukan kerja sama dengan beberapa penyedia layanan internet, diantaranya PT. XL Axiata Tbk (EXCL) dan IM3 Ooredoo. Masing-masing provider ini menyediakan layanan gratis untuk mengakses portal Pembelajaran Daring SIKOLA.

XL Axiata memberikan layanan akses gratis sebesar 2 GB / hari bagi penggunanya yang akan mengakses SIKOLA. Sementara IM3 Ooredoo memberikan layanan gratis sebesar 30 GB selama 30 hari bagi setiap pengguna yang mengakses SIKOLA.

Akses gratis dari penyedia layanan internet tersebut bertujuan mendukung kemudahan proses pembelajaran berbasis internet. Saat ini Unhas secara aktif mendorong dosen dan mahasiswa untuk menggunakan SIKOLA berbasis internet.

Direktur Komunikasi Unhas, Ir. Suharman Hamzah, Ph.D., menjelaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya Unhas membantu mahasiswa dan dosen dalam memanfaatkan pembelajaran online, terutama dalam periode social distancing sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19.

“Kerja sama ini bagian dari tindak lanjut kebijakan Unhas untuk proses pembelajaran daring. Kita menyadari potensi kendala saat kuliah dilakukan secara online, terutama kuota internet yang tidak semua mahasiswa bisa memenuhinya setiap hari,” jelas Suharman.

Lebih lanjut, Suharman menambahkan bahwa sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri, Unhas berkomitmen untuk bersama sama pemerintah mengawal kasus Covid-19. Ketika Unhas mengeluarkan kebijakan pembelajaran daring guna memutus rantai penyebaran Covid-19, maka Unhas juga mencari alternatif akses internet yang bisa membantu mahasiswa.

“Mahasiswa mengakses internet gratis jika berada di kampus. Kami menyediakan ratusan hotspot di seluruh are kampus, baik Tamalanrea maupun Gowa. Sekarang, dengan belajar dari luar kampus, tentu mahasiswa butuh dukungan akses internet. Beberapa provider ini sangat membantu mahasiswa,” kata Suharman.

Selain dengan XL Axiata dan IM3 Ooredoo, Unhas juga sebenarnya telah memiliki komitmen dan kerja sama dengan Telkomsel. Namun untuk akses SIKOLA ini, jumlah dan besaran kuota yang disediakan oleh Telkomsel belum final.(*)

Editor : Ishaq Rahman, AMIPR

Berita terkait :

Share berita :

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email

This post is also available in: Indonesia