Logo-Unhas
Edit Content

Berita Terbaru

UNIVERSITAS HASANUDDIN

Unhas Gelar Kuliah Tamu, Hadirkan Duta Besar Kanada untuk Indonesia dan Timor Leste sebagai Narasumber

Universitas Hasanuddin menyelenggarakan kuliah tamu dengan menghadirkan Duta Besar Kanada untuk Indonesia dan Timor Leste (H.E Nadia Burger) sebagai narasumber. Pada kesempatan tersebut, Nadia menyampaikan materi tentang “Kanada Hari Ini : Penduduk dan Masa Depannya” yang secara umum memberikan gambaran tentang Kanada dan hubungan bilateral Indonesia-Kanada.

Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 11.00 Wita secara luring terbatas di Ruang Senat, Lantai 2 Gedung Rektorat, Kampus Tamalanrea, Makassar, Kamis (01/12). Turut Hadir Rektor Unhas (Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc) beserta para wakil rector, Ketua Senat, Ketua Dewan Profesor, Ketua Lembaga, para direktur dan mahasiswa lingkup Unhas.

Mengawali kegiatan, Rektor Unhas Prof. JJ menyampaikan ungkapan terima kasih atas kunjungan Duta Besar Kanada untuk Indonesia dan Timor Leste ke Unhas. Dirinya menjelaskan, Kanada merupakan salah satu mitra terbaik Indonesia dalam berbagai bidang. Prof. JJ menuturkan, Unhas sebagai perguruan tinggi terus melakukan terobosan baru dan memperluas kemitraan dengan banyak pihak. Menurutnya, kedepan diperlukan upaya kolaboratif antara Unhas dan Kanada dalam pengembangan tridarma perguruan tinggi.

“Kami sangat senang menyambut Ibu Nadia di Unhas. Sebagai perguruan tinggi, Unhas berkeinginan menjangkau banyak hal melalui kemitraan dengan berbagai negara. Kanada merupakan salah satu negara potensial dalam bidang sains dan teknologi. Kedepan kita memerlukan kerja sama dengan Kanada, dan diharapkan pemerintah bisa memberikan peluang bagi Unhas untuk menjalin kemitraan,” jelas Prof. JJ.

Dalam kesempatan tersebut, Nadia Burger menjelaskan ekonomi Kanada yang terbesar ke-9 di dunia. Perdagangan dengan Amerika Serikat sangat penting bagi kemakmuran ekonomi Kanada dan jumlahnya melampaui 2 milyar dollar AS setiap hari. Seperti Indonesia, Kanada kaya akan sumber daya alam.

“Tahun ini adalah peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Kanada-Indonesia. Indonesia merupakan mitra penting. Hubungan bilateral Indonesia dan Kanada mencakup banyak bidang seperti ekonomi, diplomasi, hingga pembangunan berkelanjutan. Kedepan, banyak hal yang dapat kita lakukan untuk mengoptimalkan potensi tersebut,” jelas Nadia

Kanada merupakan sebuah negara pasifik dengan peluang kemitraan yang luas pada Kawasan Indo-Pasifik seperti mempromosikan perdamaian dan keamanan, memperluas perdagangan dan investasi, berinvestasi dan saling menghubungkan antar masyarakat, dan membangun masa depan yang hijau dan berkelanjutan.

Setelah memaparkan materinya, kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab dari para peserta yang hadir. Peserta yang berjumlah kurang lebih 150 orang secara aktif memberikan tanggapan dan pertanyaan kepada narasumber. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar hingga pukul 12.30 Wita. (*/mir)

Editor: Supratman

Berita terkait :

Share berita :

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email

This post is also available in: Indonesia