Sebagai implementasi pembatasan sosial terkait penyebaran Covid-19, Universitas Hasanuddin menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pimpinan melalui konferensi video, Selasa (24/03), mulai pukul 14.00 Wita.
Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Rektor Unhas, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA, dari Ruang Kerja Lantai 8 Gedung Rektorat, Kampus Unhas Tamalanrea. Peserta rapat (para wakil rektor, dekan, dan direktur) mengikuti rapat dari tempat kerja masing-masing.
Dalam arahan pembukaan, Rektor Unhas menyampaikan sejumlah kebijakan yang diambil untuk menghadapi situasi saat ini. Prof Dwia mengatakan bahwa situasi krisis ini mendorong Unhas untuk menyeimbangkan aktivitas pelayanan prima dan fungsi pengabdian, namun tetap memperhatikan aspek kesehatan sivitas akademika Unhas.
“Istilah lockdown tidak kita berlaku di Unhas. Kami memberi keleluasaan kepada pimpinan unit kerja untuk mengatur jadwal kerja tenaga pendidikan sesuai surat edaran yang ada, jadi tidak ada libur. Yang ada adalah pembagian jadwal kerja,” jelas Prof Dwia.
Selanjutnya Prof Dwia menekankan kepada seluruh unsur unit kerja agar bersama-sama mengambil peran aktif dalam mencegah penyebaran Covid-19 sesuai bidang ilmu masing-masing. Selain itu, Prof. Dwia juga mendukung sepenuhnya keterlibatan mahasiswa untuk menjadi relawan.
“Saya berharap masing-masing fakultas bergerak untuk penanganan Covid-19. Kami apresiasi beberapa fakultas yang sudah aktif, kami tunggu pergerakan fakultas lainnya. Nanti bisa dilaporkan untuk kegiatan penanganan kasus ini, siapa tahu ada yang terluput dari pantauan kami,” sambung Prof. Dwia.
Diakhir arahannya, Prof Dwia berharap seluruh unsur unit kerja agar tetap memantau proses pembelajaran dalam jaringan (online) untuk menggantikan proses perkuliahan tatap muka.
Rapat selanjutnya mendengar laporan dan pemaparan dari para dekan dan direktur yang hadir.
Direktur Rumah Sakit PTN Unhas, Prof. Dr. Syafri Kamsul Arif, SpAn,KIC-KAKV, memaparkan langkah-langkah yang telah diambil serta persiapan mengantisipasi perkembangan situasi.
“RS PTN Unhas saat ini menjadi posko induk untuk menerima bantuan alat pelindung diri yang dikoordinasikan oleh Tim Satgas Covid-19 Unhas. Perlu kami laporkan juga, kami menerima cukup banyak pasien terkait Covid-19 terutama yang berstatus dalam pemantauan. Saat ini rumah sakit mengalami penurunan pasien umum hingga 50 persen. Sehingga jika dibutuhkan, kita akan siap menggunakan kamar-kamar di RS Unhas sebagai kamar perawatan Covid-19,” kata Prof. Syafri.
Rapat koordinasi berlangsung hingga pukul 16.00 Wita.(*)
Editor : Ishaq Rahman, AMIPR




