Ilmu Gizi

Sarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat

Kunjungi situs program studi ilmugizi.fkm.unhas.ac.id

Tentang Program Studi

Program Studi S1 Ilmu Gizi merupakan program studi yang telah berdiri sejak tahun 2005 dan berada di bawah lingkup Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin. Program studi ini berfokus pada Gizi Kesehatan Masyarakat, khususnya di wilayah peisisir dan kepulauan dengan profil lulusan SMILE (Supervisor, Manager, Inovator, Leader, dan Edukator).

Keunggulan

  • Program Studi S1 Ilmu Gizi telah memperoleh akreditasi nasional dan internasional, yaitu terakreditasi “Unggul” dari LAM-PTKes, terakreditasi oleh ASEAN University Network (Asia Tenggara), dan terakreditasi ASIIN (Eropa)
  • Pelaksanaan pembelajaran, menerapkan metode Evidence Based Learning (EBL), dimana mahasiswa tidak hanya belajar teori dan studi kasus di kelas, namun juga belajar di lapangan
  • Sarana pembelajaran ditunjang berbagai fasilitas laboratorium (Laboratorium Kuliner, Antropometri, Kimia-Biofisik) dan wahana praktik lapangan/magang (Puskesmas, Rumah Sakit, Hotel, Catering, Asrama)

Proses Pembelajaran

  • Struktur kurikulum terdiri dari Mata Kuliah Wajib Universitas (MKWU) sebanyak 12 SKS, Mata Kuliah Kompetensi Program Studi (MKKPS) sebanyak 112 SKS, dan Mata Kuliah Penunjang Kompetensi (MKPK) sebanyak 20 SKS
  • Proses pembelajaran mengadopsi sistem Evidence Base Learning yang memfasilitasi mahasiswa mengombinasikan teori dan praktik di lapangan yang dikelompokkan menjadi 4 kluster, yaitu Memahami Masalah Gizi, Determinan Masalah Gizi, Intervensi Gizi, dan Monotoring-Evaluasi
  • Program studi memfasilitasi mahasiswa untuk mengambil mata kuliah di luar program studi selama 1 semester dan berkegiatan di luar perguruan tinggi selama 2 semester melalui skema Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)

Prospek Karier

Sarjana Gizi lulusan Program Studi S1 Ilmu Gizi FKM Unhas dapat bekerja di berbagai bidang seperti Perencana Program Pangan dan Gizi di Lembaga Swadaya Masyarakat, International Non Government Organization, Kementerian Kesehatan, Badan Ketahanan Pangan, Kementerian PPN/Bappenas, Puskesmas, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, dan Provinsi; peneliti di lembaga penelitian gizi dan kesehatan; konsultan dan ahli gizi di bidang industri pangan dan jasa makanan, termasuk catering rumah sakit, klinik, dan hotel; serta mengembangkan usaha di bidang industri jasa makanan, menjadi influencer, dan EO di bidang gizi.

Semua program studi