Sekolah Pascasarjana Unhas dan University of Antwerp Gelar Pelatihan Analisis DNA
Berita Fakultas

Sekolah Pascasarjana Unhas dan University of Antwerp Gelar Pelatihan Analisis DNA

23 Oktober 2026 · 4:20 pm ·Humas Unhas

MAKASSAR — Pengembangan penelitian genetika membutuhkan penguasaan teknik analisis DNA serta tata kelola laboratorium yang mendukung ketelitian dan konsistensi proses penelitian. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin (Unhas) menjalin pertukaran pengetahuan dengan University of Antwerp, Belgia, melalui keterlibatan Natalie Van Houtte, manajer laboratorium dari universitas tersebut.

Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dan dosen muda dalam teknik dasar analisis DNA, khususnya bagi mereka yang menekuni penelitian genetika hewan dan biodiversitas ikan. Penguasaan keterampilan tersebut diharapkan mendukung pengembangan penelitian molekuler di bidang biodiversitas dan sumber daya perairan.

Natalie hadir memenuhi undangan Dekan Sekolah Pascasarjana Unhas, Prof. Sukri Palutturi. Kunjungan ini berkaitan dengan kolaborasi akademik dan penelitian yang telah terjalin antara Unhas dan University of Antwerp, termasuk kerja sama yang melibatkan Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Sekolah Pascasarjana Unhas, Prof. Nadiarti Nurdin Kadir bersama peneliti University of Antwerp.

Prof. Nadiarti menjelaskan bahwa kerja sama internasional perlu memberikan manfaat nyata bagi pengembangan kapasitas sumber daya manusia, terutama melalui akses terhadap pengetahuan dan keterampilan teknis yang relevan dengan kebutuhan penelitian.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka kesempatan bagi mahasiswa dan dosen muda untuk belajar langsung dari mitra yang berpengalaman dalam kegiatan laboratorium. Penguasaan teknik dasar analisis DNA merupakan bekal penting untuk mengembangkan penelitian biodiversitas dan sumber daya perairan,” ujar Nadiarti.

Selain teknik analisis DNA, kegiatan ini mencakup berbagi pengalaman mengenai pengelolaan laboratorium secara profesional. Tata kelola laboratorium berperan dalam memastikan prosedur penelitian dijalankan secara tertib, menjaga konsistensi proses kerja, serta mendukung keandalan hasil analisis. Aspek tersebut penting bagi laboratorium yang menjalankan penelitian berbasis genetika dan biologi molekuler.

Menurut Nadiarti, peningkatan kapasitas penelitian perlu mencakup penguasaan metode ilmiah sekaligus pengembangan sistem pengelolaan laboratorium yang mendukung praktik penelitian yang baik.

“Kami berharap pertukaran pengetahuan ini dapat mendukung pengembangan laboratorium dan memperkuat kesiapan peneliti muda dalam melaksanakan penelitian berbasis genetika, khususnya pada ikan dan organisme perairan lainnya,” tambahnya.

Kolaborasi dengan University of Antwerp diharapkan memperluas kesempatan pembelajaran bagi mahasiswa dan dosen muda, sekaligus membuka peluang pelatihan dan penelitian bersama. Natalie Van Houtte memberikan kuliah tamu di Sekolah Pascasarjana Unhas pada Jumat 23 Oktober 2026.(*/sps/dhs)

Editor : Ishaq Rahman

Sekolah Pascasarjana Unhas dan University of Antwerp Gelar Pelatihan Analisis DNA
Sekolah Pascasarjana Unhas dan University of Antwerp Gelar Pelatihan Analisis DNA
Bagikan Facebook X WhatsApp