Kunjungi situs program studi dent.unhas.ac.id
Tentang Program Studi
Program pendidikan dokter gigi diawali dengan pertemuan antara drg. Liem Tjing Kiat dan drg. Halima Dg. Sikati dari Institut Kedokteran Gigi TNI Angkatan Laut dan Rektor Universitas Hasanuddin Letkol M. Nasir, SH membahas kemungkinan dibukanya Pendidikan Kedokteran Gigi di Universitas Hasanuddin pada tahun 1968.
Penandatanganan kerja sama antara Universitas Hasanuddin dan TNI-AL dilakukan pada bulan Januari 1969. Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin tanggal 1 Januari 1969, Institut Kedokteran Gigi menjadi Jurusan Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Hasanuddin Universitas dan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0226 Tahun 1970 tanggal 27 Juli 1970. Berdasarkan Surat Keputusan Rektor No. 91/0/02/83 tanggal 22 Februari 1983 dan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. .0563 tanggal 8 Desember 1983.
Keunggulan
Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes tahun 2022
Peminatan
Program Pendidikan Dokter Gigi
Proses Pembelajaran
- Pembelajaran langusng di lakukan di dalam kelas
- Pembelajaran unutk kurikulum 2023 di lakukan dengan komsep tatap muka dan video pembelajaran
Prospek Karier
- Pengambil keputusan
- Mampu memilih teknologi tepat guna untuk digunakan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan yang tepat dan berbiaya rendah.
- Penghubung
- Mampu meningkatkan pola hidup sehat dengan penyuluhan yang efektif dan nasehat yang tepat dalam konteks budaya dan ekonomi, dengan demikian kesehatan individu dan kelompok akan meningkat dan terjaga.
- Pemimpin Komunitas
- Mampu mengetahui kebutuhan kesehatan individu dan kelompok sehingga dapat berperan dalam memotivasi masyarakat untuk turut serta meningkatkan kesehatan gigi dan mulut masyarakat.
- Pengelola
- Mampu bekerja secara efektif dan harmonis dengan orang lain baik di dalam maupun di luar organisasi sistem pelayanan kesehatan untuk mengetahui aspek-aspek yang dibutuhkan pasien dan masyarakat.
- Dosen dan Peneliti
- Mampu berperan sebagai pendidik dan ilmuwan profesional, yang senantiasa mampu mengembangkan diri sesuai kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi secara efektif melalui penambahan ilmu pengetahuan dan penelitian.
- Pencipta dan Inovator
- Memiliki kepekaan terhadap kebutuhan kesehatan di lingkungan serta memiliki kreativitas dan inovasi untuk melakukan perubahan dan solusi guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat