Unhas Raih Penghargaan Kampus Inspiratif Pemberdayaan Masyarakat dari Kemenko PM
Berita Kampus

Unhas Raih Penghargaan Kampus Inspiratif Pemberdayaan Masyarakat dari Kemenko PM

15 Oktober 2026 · 10:48 am ·Humas Unhas

SALATIGA – Universitas Hasanuddin (Unhas) dinobatkan sebagai Kampus Inspiratif Pemberdayaan Masyarakat oleh Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM). Penghargaan ini merupakan pengakuan atas kontribusi Unhas dalam memperkuat pengabdian kepada masyarakat, termasuk melalui dukungan pendidikan bagi kader potensial pemberdayaan desa.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Perguruan Tinggi dalam Pemberdayaan Masyarakat yang berlangsung di Balairung Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga, Jawa Tengah, Kamis (15/10/2026).

Rakornas mengusung tema “Sinergi Implementasi Tri Dharma dalam Pemberdayaan Masyarakat yang Inklusif, Berdampak dan Berkelanjutan”. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Prof. Fauzan), Gubernur Jawa Tengah (Ahmad Luthfi), Wakil Wali Kota Salatiga (Nina Agustin), serta perwakilan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI), Forum Rektor Indonesia (FRI), dan para direktur politeknik.

Rakornas dibuka oleh Menko PM Muhaimin Iskandar yang menekankan pentingnya peran strategis perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan. Menurutnya, anggaran penanggulangan kemiskinan perlu diarahkan untuk membuka akses pekerjaan, memperkuat keterampilan, mengembangkan usaha, dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan begitu, warga yang mampu mandiri dapat beralih menjadi pelaku ekonomi produktif.

“Bantuan sosial tetap diperlukan bagi kelompok yang membutuhkan perlindungan, terutama lanjut usia dan penyandang disabilitas. Namun, masyarakat yang memiliki kapasitas untuk mandiri perlu mendapat dukungan pemberdayaan yang tepat sasaran,” kata Muhaimin, sebagaimana dikutip iNews.id.

Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., diwakili Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unhas, Prof. Ir. Muhammad Arsyad, SP., M.Si., Ph.D. Dalam
keterangannya, Prof. Arsyad menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari upaya sivitas akademika Unhas dalam mengarahkan kekuatan Pengabdian kepada Masyarakat sebagai pilar utama tridarma perguruan tinggi.

“Salah satu kontribusi Unhas diwujudkan melalui pemberian bantuan biaya pendidikan yang bersumber dari dana abadi. Dukungan tersebut diberikan kepada mahasiswa yang juga merupakan kader potensial pemberdayaan desa,” kata Prof. Arsyad.

Menurut Arsyad, penghargaan ini sekaligus juga tantangan bagi Unhas untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat lokal, pemerintah, dan dunia industri.

Komitmen Memperkuat Desa Binaan

Unhas berkomitmen memperkuat program Desa Binaan sebagai salah satu instrumen untuk mendukung percepatan pembangunan perdesaan dan pengentasan kemiskinan. Upaya ini diarahkan untuk mengakselerasi implementasi Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Pengentasan Kemiskinan Ekstrem serta Keputusan Menko PM Nomor 6 Tahun 2026 tentang Penetapan Lokasi Prioritas Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

Prof. Arsyad menegaskan, perguruan tinggi perlu menghadirkan instrumen yang mampu menerjemahkan kebijakan nasional menjadi program konkret sesuai kebutuhan masyarakat.

“Pengembangan Desa Binaan diharapkan berdampak pada percepatan pembangunan desa di berbagai bidang, termasuk kesehatan, pertanian, peternakan, pangan, teknologi tepat guna, penguatan sosial budaya, dan lingkungan, menuju pencapaian SDGs, khususnya pengurangan kemiskinan dan kelaparan,” jelasnya.

Untuk mendukung agenda tersebut, LPPM Unhas telah melakukan pemetaan awal terhadap potensi dan sumber daya yang dapat dilibatkan. Seluruh fakultas, pusat penelitian dan pengembangan (Puslitbang), serta Subdirektorat Pembelajaran Berbasis Masyarakat diproyeksikan berkontribusi dalam memperkenalkan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa.

Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong pengembangan produk unggulan desa sekaligus membantu pemerintah daerah dan pemerintah pusat menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan perdesaan.

Unhas juga menargetkan agar program Desa Binaan dapat merespons kebutuhan masyarakat secara cepat serta diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

“Kita berharap Unhas semakin melebarkan sayapnya untuk memiliki high impact on local community, terutama dalam penanganan persoalan pembangunan perdesaan. Artinya, universitas wajib bermanfaat bagi masyarakat lokal,” kata Prof. Arsyad.

Unhas Tandatangani Deklarasi Beasiswa Kader Desa

Selain penyerahan penghargaan, Rakornas juga merupakan momentum penguatan komitmen perguruan tinggi melalui penandatanganan Deklarasi Komitmen Perguruan Tinggi dalam Program Beasiswa bagi Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa. Deklarasi yang dibacakan oleh Rektor UKSW tersebut ditandatangani oleh 12 perguruan tinggi, termasuk Unhas.

Partisipasi Unhas dalam deklarasi ini mempertegas komitmen institusi untuk memperluas akses pendidikan sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia yang berperan dalam pembangunan desa.

Penghargaan sebagai Kampus Inspiratif Pemberdayaan Masyarakat pun menjadi momentum bagi Unhas untuk mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Penghargaan ini merupakan wujud langsung SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan), dan mendukung pencapaian SDGs 2 (Tanpa Kelaparan), SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas), dan DGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). (*/lppm/ir)

Editor : Ishaq Rahman

Rombongan pejabat berjalan mengenakan busana batik
Piagam penghargaan Kampus Inspiratif untuk Universitas Hasanuddin
Penerima penghargaan berfoto pada Rakornas Forum Perguruan Tinggi
Bagikan Facebook X WhatsApp