Universitas Hasanuddin (Unhas) menyambut kelompok mahasiswa baru asal Timor-Leste untuk tahun akademik 2026 dalam acara penerimaan yang digelar pada 19 Agustus 2026 di Ruang Senat Gedung Rektorat Unhas. Acara ini menandai awal perjalanan akademik para mahasiswa di Unhas sekaligus menegaskan hubungan Indonesia dan Timor-Leste yang telah terjalin lama.

Mewakili Sekolah Pascasarjana, Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi, dan Alumni, Prof. Dr. dr. Marhaen Hardjo, M.Biomed., Ph.D., menyambut para mahasiswa dan menekankan peran pendidikan tinggi dalam mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara.
Prof. Marhaen menyampaikan bahwa Indonesia dan Timor-Leste tidak hanya terhubung secara geografis, tetapi juga melalui pengalaman sejarah dan ikatan sosial yang telah lama terjalin.
“Mahasiswa Timor-Leste yang datang ke Makassar tidak hanya menempuh pendidikan, tetapi juga membangun jalinan antarmasyarakat yang dapat menjadi jembatan untuk memperkuat hubungan Indonesia dan Timor-Leste,” ujarnya
Prof. Marhaen, yang juga guru besar Fakultas Kedokteran, menyoroti kemiripan budaya antara Timor-Leste dan sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Sulawesi Selatan, yang dapat membantu mahasiswa beradaptasi dengan kehidupan akademik dan sosial di Unhas.

Prof. Marhaen mendorong para mahasiswa memanfaatkan waktu studi sebaik-baiknya, memperluas jejaring akademik dan profesional, serta kelak menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh di Unhas bagi pembangunan negara asal mereka.
Kedatangan para mahasiswa ini menunjukkan bahwa pendidikan internasional dapat melampaui pencapaian akademik perseorangan. Dengan belajar dan membangun jejaring di Makassar, mereka menjadi bagian dari pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan hubungan yang lebih luas, yang dapat memperkuat kerja sama jangka panjang antarnegara bertetangga.
Artikel ini merupakan terjemahan bahasa Indonesia dari laporan asli berbahasa Inggris.