Unhas Panen 60 Ton Udang Vaname dari 11 Kolam Tambak di Jeneponto

Ilmu yang menghidupi

Dari tambak udang di Jeneponto hingga kebun pala di Fakfak, Universitas Hasanuddin menghadirkan riset di tempat pangan ditanam, dibudidayakan, dan dipanen.

Dari kampus ke meja makan

Semua berita pangan

Unhas Panen 60 Ton Udang Vaname dari 11 Kolam Tambak di Jeneponto

60 ton udang vaname dari 11 kolam

Sejak Agustus, tambak Unhas di Desa Tamalate, Jeneponto, memanen sekitar 60 ton udang vaname lewat panen parsial yang dimulai Juni. “Dari sisi akademik, tambak Unhas di Jeneponto juga memiliki fungsi sebagai ruang penerapan dan pengembangan pengetahuan di bidang perikanan,” kata Rektor Prof. Jamaluddin Jompa.

Ayam Alope untuk keluarga di Barru

Pada tahap awal program pengentasan kemiskinan, 31 kepala keluarga dari sembilan desa dan kelurahan menerima bibit ayam, itik, dan tanaman.

Ayam Alope Unhas-1 Jadi Basis Model Pengentasan Kemiskinan Berkelanjutan di Barru

Urban farming bersama penyandang disabilitas

Fakultas Peternakan memanfaatkan Ayam Alope Unhas-1 dalam urban farming terintegrasi yang memberi aktivitas produktif sesuai kemampuan peserta.

Manfaatkan Ayam Alope, Fapet Unhas Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas melalui Urban Farming

Pengering pala tenaga surya

Petani di Weri-Saharey, Fakfak, berlatih memakai pengering surya-biomassa berbasis IoT yang menjaga suhu pala di 50–60°C.

TEP Unhas Kenalkan Smart Solar Biomass Dryer kepada Petani Pala di Weri-Saharey
Fakultas Peternakan Unhas Kelola 2,8 Ton Sampah Organik, Kembangkan Budidaya Maggot

Sisa makanan kampus menjadi pakan

Antara 24 Agustus dan 18 September 2026, Fakultas Peternakan mengolah 2.830 kilogram sisa makanan dari Unhas Hotel & Convention, SPPG Unhas, dan Hadin F&B menjadi media budidaya maggot BSF — rata-rata sekitar 134 kilogram per hari. Biomassa larvanya berpotensi menjadi pakan alternatif bagi ternak dan unggas.

Riset pangan bersama mitra dunia

Kemitraan strategis

Bawang putih bersama mitra Tiongkok

Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknologi Pertanian Unhas mendampingi pengembangan sentra bawang putih bersama PT Firmansyah Khatulistiwa Group dan Jingxin Agricultural Group (Tiongkok) di Bantaeng dan Sinjai.

Group posing in a cultivated hillside field

Pertanian cerdas tahan iklim

Bersama University of Newcastle (Australia) dan Pemerintah Kabupaten Sidrap, program Harvesting the Future 2026 melatih sekitar 300 petani dan penyuluh pertanian tentang kecerdasan buatan, Internet of Things, dan sensor.

Farmers and organizers pose at Harvesting the Future workshop

Rumput laut bersama Sea6 Energy

Peneliti rumput laut Unhas menjajaki kolaborasi riset dan inovasi dengan Sea6 Energy (India) pada 18 Agustus 2026.

Six people pose during a plaque presentation indoors.

Rantai dingin untuk perikanan pulau

Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan membahas pengembangan rantai dingin bersama SAKIGAKE (Jepang) untuk penanganan dan distribusi hasil perikanan di Kepulauan Spermonde.

Three men review documents as one signs paperwork.

Pewarna pangan dari tanaman

Prof. Heidi Halbwirth (TU Wien, Austria) memaparkan potensi antosianin sebagai pewarna alami pangan di Fakultas Teknologi Pertanian Unhas.

Large group posing in a modern lecture hall

Mahasiswa di lapangan

Unhas Expo KKN Gelombang 116 Tampilkan Ribuan Produk dan Karya Inovasi Mahasiswa

1.449 produk teknologi tepat guna dari KKN 116

5.062 mahasiswa KKN Gelombang 116 merancang solusi bersama masyarakat: 1.817 produk berbasis usaha dan industri, 1.449 produk teknologi tepat guna, dan 428 produk seni dan budaya.

Lihat Expo KKN 116

Unhas Raih Tiga Penghargaan pada PKM Award 2026

1.121 judul PKM didanai

Pada 2026, 1.121 proposal Program Kreativitas Mahasiswa Unhas memperoleh pendanaan, dan Unhas meraih tiga penghargaan pada PKM Award 2026.

Tentang PKM Award 2026

Tim Ekspedisi Patriot Unhas Perkenalkan Pengering Pala dan Alat Belajar Energi Surya di Fakfak Timur

Belajar energi surya di Fakfak Timur

Tim VII Ekspedisi Patriot memperkenalkan Mini Solar Dryer untuk pala dan Solar Learning Kit kepada warga, guru, dan petugas layanan umum di Weri–Saharey.

Tentang lokakarya surya